ABU DHABI : Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan bertemu dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas di Abu Dhabi pada 9 April, dengan kedua pihak fokus pada keadaan hubungan strategis UEA-UE dan agenda regional yang berkembang pesat. Pertemuan tersebut mempertemukan salah satu aktor diplomatik paling aktif di Teluk dan diplomat utama Uni Eropa pada saat perhatian meningkat pada keamanan regional, koordinasi internasional, dan bentuk kelembagaan hubungan antara Abu Dhabi dan Brussels.

Menurut siaran pers UEA , Abdullah dan Kallas meninjau cara-cara untuk memperdalam kerja sama antara UEA, Uni Eropa, dan negara-negara anggota blok tersebut. Diskusi tersebut berpusat pada penguatan tindakan bersama untuk mendukung apa yang digambarkan UEA sebagai kemitraan strategis yang konstruktif dan positif yang selaras dengan prioritas kedua belah pihak. Abdullah menyambut kunjungan Kallas dan mengatakan bahwa hubungan dengan Uni Eropa dan negara-negara anggotanya terus tumbuh dan berkembang, mencerminkan hubungan diplomatik dan ekonomi yang lebih luas.
Pertemuan tersebut juga membahas perkembangan regional, termasuk dampak serangan rudal Iran yang menargetkan UEA dan beberapa negara lainnya. Abdullah menyampaikan apresiasi atas solidaritas Kallas dengan UEA dan menegaskan kembali bahwa semua penduduk dan pengunjung di negara itu aman. Kedua pejabat tersebut juga meninjau perkembangan setelah pengumuman oleh Presiden AS Donald Trump tentang gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran, menempatkan pembicaraan Abu Dhabi dalam konteks de-eskalasi dan keamanan regional yang lebih luas.
Kemitraan Strategis Mendapatkan Bentuk Resmi
Pertemuan hari Kamis berlangsung di tengah berkembangnya hubungan kelembagaan antara UEA dan Uni Eropa. Pada Desember 2025, kedua pihak memulai negosiasi di Abu Dhabi mengenai Perjanjian Kemitraan Strategis, yang menciptakan jalur formal untuk kerja sama di berbagai isu politik, ekonomi , dan sektoral. Pernyataan resmi pada saat itu mengatakan kerangka kerja yang diusulkan akan mencakup bidang-bidang termasuk perdagangan dan investasi, energi, konektivitas, penelitian, inovasi, kecerdasan buatan, transisi digital, dan kontak antar masyarakat.
Kerangka politik tersebut telah diiringi oleh jalur ekonomi paralel. Uni Eropa dan UEA secara resmi meluncurkan negosiasi perdagangan bebas bilateral pada Mei 2025 setelah sebelumnya sepakat untuk membuka pembicaraan mengenai perjanjian luas yang mencakup barang, jasa, dan investasi . Putaran negosiasi pertama berlangsung pada Juni 2025, memberikan bobot tambahan pada diskusi hubungan strategis pada hari Kamis dan memperkuat bahwa agenda UEA-UE kini meluas jauh melampaui diplomasi ke kerja sama komersial, teknologi, dan energi.
Keamanan Regional Tetap Menjadi Fokus Utama
Kunjungan Kallas ke Abu Dhabi merupakan bagian dari agenda regional yang mengikuti kunjungan ke Arab Saudi, yang menggarisbawahi keterlibatan aktif Uni Eropa dengan ibu kota negara-negara Teluk selama periode ketegangan di Timur Tengah. UEA mengatakan pertemuan dengan Abdullah juga membahas pentingnya kerja sama internasional yang lebih kuat dan upaya regional serta global yang lebih intensif untuk mencapai perdamaian berkelanjutan. Kerangka tersebut menempatkan pembicaraan tidak hanya dalam hubungan bilateral UEA-UE tetapi juga dalam upaya yang lebih luas untuk mengelola risiko keamanan dan tekanan diplomatik yang mendesak.
Kedua pihak telah melakukan kontak secara teratur tahun ini, termasuk percakapan telepon pada bulan Januari mengenai perkembangan di Timur Tengah dan hubungan UEA-UE, dan pertemuan tatap muka pada hari Kamis menandai langkah terbaru dalam dialog yang berkelanjutan tersebut. Sesi Abu Dhabi tetap fokus pada prioritas diplomatik yang telah dikonfirmasi: memperkuat kerja sama, meninjau status hubungan strategis, dan mengatasi situasi regional. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Saeed Mubarak Al Hajeri, Menteri Negara UEA , dan Mohamed Al Sahlawi, duta besar UEA untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa. – Oleh Content Syndication Services .
Artikel berjudul "Abdullah bin Zayed dan Kaja Kallas meninjau hubungan UEA-UE" pertama kali muncul di Arabian Observer .
